Sambut Hari Santri, Kapolsek Sandubaya Khataman Al Qur’an dan Istighosah


Sasambo Times
– Dalam rangka memperingati Hari Santri 2022 di Ponpes Darul Aman Lingkungan Tegal Selagalas melaksanakan  kegiatan Khataman Al Quran, Istighosah dan Sholawatan, Kapolsek Sandubaya Kompol Moh Nasrullah SIK mewakili Kapolresta Mataram ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan Khataman Al Quran para Santriwan dan Santriwati di rangkaikan dengan kegiatan Istighosah dan Sholawatan dalam rangka Hari Santri Nasional dengan Tema “Berdaya Menjaga Matrabat Kemanusiaan” bertempat di Masjid Al Fatih Pompes Darul Aman Lingkungan Tegal Selagalas Kelurahan Selagalas Kecamatan Sandubaya Kota Mataram. Jumat, (21/10)

Dihadiri juga Kapolsek Ampenan Kompol Ricky Yuhanda SIK,    Kasat Binmas Kompol Tauhid SH,    Wakapolsek Sandubaya Iptu Eni Anggraeni SH, Pendiri H. Hasmuni,    Pimpinan ponpes Tgh. H Chairul Umam,    Tgh. H. Zulkarnain, Para Ustad, Para Ustazah, Gabungan personil Polres 20 personil, Gabungan Santriwan MTS dan MA 300 orang dan    Gabunagn Santriwati MTS serta MA 300 orang.

Sambutan Ponpes Darul Aman Tgh. H Chairul Umam menyampaikan bahwa puji syukur kita ucapakan karena pada malam ke 26 bulan 12 Rabiul awal  kita bersama sama hadir dalam peringatan hari bersejarah peringatan Hari Santri Nasional yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2022, kepada para santriwan maupun santriwati  resolusi jihad adalah sebagai tonggak santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, tutur Tgh. H. Chairul

Kapolsek juga seorang dulunya seorang santri alhamdulillah sekarang beliau sudah berpangkat kompol dan memiliki jabatan  ini jadi motivasi bagi santri, bahwa santri bisa menjadi apa saja, termasuk polisi, maka dari itu rajin rajinlah belajar dan berdoa kepada allah semoga allah dapat menjadikan para santri menjadi seorang pemimpin kelak, ingat  karna doa dapat merubah takdir dari allah, ucap Tgh Chairul

Kita bersama bermunajah berdoa kepada allah semoga dengan tema berdaya menjaga martabat Kemanusiaan” ini dapat menjadikan santri lebih baik dan penjadi para pemimpin di masa depan, tambah Tgh Chairul

Kapolsek Sandubaya yang mewakili Kapolresta Mataram menyampaikan bahwa  tema hari santri tahun ini adalah berdaya menjaga martabat kemanusiaan, artinya bahwa santrilah yang di kedepankan untuk menjaga harkat dan martabat manusia, memanusiakan manusia, karena adek santri diajarkan semua bidang ilmu dari ilmu agama hingga ilmu pengetahuan umum, selain itu juga dantri di ajarkan bagaimna Adab yang baik dapat menghargai para orang tua, guru dan orang lainkata Kompol Nasrullah

” Adik adik di isini jaga, dididik dan ditempa untuk di persiapkan menjadi pemipin masa depan, oleh sebab itu belajar dan belajarlah  agar adek adek dapat dan memahami agama dan ilmu pengetahuan umum, karena kalau sudah lulus adik adik di kampung halaman bersiap- siaplah mejadi pemipin di kampung halaman masing-masing minimal naik mimbar menjafi khatib, oleh sebab itu belajar dan tuntutlah ilmu sebnyak-banyaknya, pesan Kompol Nasrullah

“Kedepan tantangan  perkembangan globalisasi sangat maju dan ini bahaya jika kita tidak sanggup mengikuti perkembangn zaman, oleh sebab itu persipakan diri masing-masing untuk menghadapi tantangan tersebut, Ulas kapolsek.

Jika adek – adek ada yang becita cita menjadi polisi ada jalur khusus namanya Rekpro (rekrutmen proaktif) yaitu jalur khusus bagi yang prestasi termasuk  tahfizh, bagi para  santri yang memiliki hafalan alquran minimal 10 juzz, dan juara 1,2 dan 3 MTQ juga bisa imbuh Kompol Nasrullah.

“Oleh sebab itu Santri tidak perlu minder maupun pesimis santri itu adalah calon calon pemimpin yang memiliki bekal komplit dan lengkap. Pada kesempatan ini, kami menyampaikan  Salam hormat Bapak kapolresta kepada ketua yayasan bapak tuan guru, ustadz dan para santri, karena seharunya beliau hadir karena sudah di rencanakan dari awal, tapi mendadak ada kegiatan atau tugas yang tidak bisa ditinggalkan ” ucap Kompol Nassrullah

Acara dilanjutkan dengan Hatmil Quran dan Istigosah yg di pimpin Utdaz Muhammad amiyudin, anggota polri sama sama membaca al quran hingga khataman alquran 30 juz, dengan sistem yg sudah di bagi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup