GAKADA Bima Dompu Lantik Pengurus Baru, Siap Kawal Kemajuan Daerah
Sasambotimes, Mataram– Gabungan Kawula Muda (GAKADA) Bima Dompu resmi melantik jajaran pengurus baru masa bhakti 2026–2031 dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Aula Museum NTB, Kota Ma (15/7/2026). Pelantikan mengusung tema Membumikan “Maja Labo Dahu, Mengawal Kemajuan Daerah Lewat Nggahi Rawi Pahu” sebagai komitmen memperkuat peran generasi muda dalam mendorong pembangunan Bima dan Dompu.
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur NTB, Wakil Gubernur NTB, perwakilan Danrem 162/Wira Bhakti, perwakilan Kapolda NTB, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) NTB, pengurus Rukun Keluarga Bima (RKB), tokoh masyarakat, tokoh Bima-Dompu, akademisi, organisasi kepemudaan, organisasi kemahasiswaan, serta ratusan mahasiswa asal Bima dan Dompu yang menempuh pendidikan di Kota Mataram.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi simbol dukungan terhadap penguatan kolaborasi pemuda sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk mempererat persatuan, memperkuat sinergi, serta meneguhkan komitmen pengurus baru dalam menjalankan amanah organisasi.
GAKADA Kini Berbadan Hukum
Pengurus Gerakan Kawula Muda Bima Dompu (Gakada Bidom) mbina sekaligus tokoh GAKADA, Prof. Dr. Junaidin, mengungkapkan bahwa GAKADA merupakan wadah yang menghimpun pemuda Bima dan Dompu yang berada di Kota Mataram. Menurutnya, organisasi tersebut telah melalui perjalanan panjang hingga akhirnya resmi memiliki legalitas sebagai badan hukum.
“Alhamdulillah, pada bulan Juli ini GAKADA telah resmi didaftarkan dan memiliki akta badan hukum. Hari ini pengurus dilantik sebagai organisasi yang telah memiliki legalitas resmi,” ujar Prof. Junaidin di hadapan para tamu undangan.
Ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan berbagai program yang memperkuat persatuan, mempererat silaturahmi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bima dan Dompu, khususnya generasi muda di tanah rantau.
Ketua GAKADA: Perubahan Besar Dimulai dari Diri Sendiri
Ketua GAKADA Bima Dompu periode 2026–2031, Arif Kurniadin, menegaskan bahwa tema pelantikan mencerminkan semangat perubahan yang berlandaskan falsafah hidup masyarakat Bima dan Dompu, yakni Maja Labo Dahu.
Menurutnya, nilai tersebut harus menjadi pedoman moral bagi seluruh pemuda dalam mengawal pembangunan daerah.
“Perubahan besar harus dimulai dari diri kita sendiri. Dengan semangat Nggahi Rawi Pahu, kita bersama-sama mengawal kemajuan daerah Bima dan Dompu serta mendukung pembangunan Provinsi Nusa Tenggara Barat,”tegasnya.
Ia mengatakan kepengurusan baru siap menjaga nama baik budaya, memperkuat persatuan pemuda dan mahasiswa, serta menjadi wadah kolaborasi dalam melahirkan gagasan dan aksi nyata bagi kemajuan daerah.
Selain itu, GAKADA berkomitmen mengawal berbagai kebijakan pemerintah, baik di tingkat kabupaten, kota maupun Provinsi NTB.
“Kami siap mengawal setiap kebijakan pemerintah yang berpihak kepada masyarakat. Sebaliknya, apabila terdapat kebijakan yang tidak pro-rakyat, GAKADA akan menjadi garda terdepan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat secara konstitusional,”ujarnya.
Wadah Persatuan Pemuda Bima Dompu
Dewan Pengurus GAKADA, Efendi Kusnandar, mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah menghadiri pelantikan Gakada.
Ia menjelaskan, GAKADA telah lama berdiri sebagai organisasi paguyuban pemuda Bima dan Dompu. Setelah sempat vakum, kini organisasi tersebut kembali bangkit dengan semangat baru sebagai rumah besar bagi seluruh kawula muda Bima dan Dompu di Pulau Lombok.
“GAKADA harus mendapat dukungan dari semua pihak. Jangan hanya organisasi senior yang diperhatikan, tetapi organisasi pemuda juga harus diberikan ruang untuk berkembang karena inilah wadah yang mengayomi seluruh kawula muda Bima Dompu di Kota Mataram,”katanya.
Efendi menambahkan, GAKADA tidak hanya bergerak dalam kegiatan olahraga maupun sosial, tetapi juga menjadi ruang diskusi, pengembangan kapasitas generasi muda, serta pengawal kebijakan pembangunan daerah.
RKB: Perkuat Silaturahmi di Tanah Rantau
Perwakilan Rukun Keluarga Bima Dompu (RKB) Pulau Lombok, Sahbuddin, menyampaikan apresiasi atas bangkitnya kembali GAKADA sebagai organisasi pemersatu generasi muda.
Menurutnya, keberadaan GAKADA sangat penting dalam mempererat silaturahmi, menjaga persaudaraan, serta mencegah berbagai persoalan sosial yang berpotensi muncul di kalangan pemuda Bima dan Dompu di tanah rantau.
“Mari kita jadikan GAKADA sebagai wadah memperkuat silaturahmi, menjaga persatuan, dan membangun kekeluargaan antarsesama. Selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik,”pungkasnya.
Aparat Dorong GAKADA Bersinergi dengan Pemerintah
Mewakili Kapolda NTB, AKBP Rudy mengajak seluruh pengurus GAKADA untuk terus menjaga soliditas organisasi, memperkuat komunikasi, serta bersinergi dalam mendukung berbagai program pembangunan Pemerintah Provinsi NTB.
“Melalui pelantikan ini mari kita terus menjaga solidaritas, memperkuat komunikasi, dan bersama-sama mengawal program pembangunan pemerintah,”katanya.
Hal senada disampaikan perwakilan Korem 162/Wira Bhakti yang memberikan apresiasi atas tema pelantikan yang dinilai sarat makna dalam memperkuat persatuan dan semangat pengabdian generasi muda.
Sementara itu, Kesbangpol NTB berharap GAKADA dapat terus menjalin koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
“Kami berharap program-program yang dijalankan GAKADA dapat terus bersinergi dengan pemerintah. Kuncinya adalah komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi,”pungkas perwakilan Kesbangpol NTB.
Pelantikan tersebut ditutup dengan pembacaan komitmen seluruh pengurus baru untuk menjalankan amanah organisasi secara profesional, menjaga nilai-nilai Maja Labo Dahu memperkuat semangat Nggahi Rawi Pahu, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bima dan Dompu. (red)
