Jelang Musorprov KONI NTB, Dukungan untuk Mori Hanafi Menguat

Sasambotimes, Mataram- Dukungan terhadap Mori Hanafi untuk kembali memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2026–2030 mulai menguat menjelang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov). Sedikitnya enam pengurus provinsi (pengprov) cabang olahraga (cabor) menyatakan dukungan kepada anggota DPR RI tersebut.

Salah satu dukungan datang dari Pengprov Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) NTB. Perwakilan PABSI NTB, Karina, menilai Mori Hanafi memiliki andil dalam mengawal perjuangan NTB bersama Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga terpilih sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028.

Karina mengatakan perjuangan membawa NTB menjadi tuan rumah PON 2028 bukan perkara mudah. Menurutnya, Mori juga dinilai aktif memperjuangkan cabang olahraga unggulan daerah agar dapat masuk dalam daftar pertandingan.

“Perjuangan menjadikan NTB tuan rumah PON 2028 bukan hal mudah. Beliau gigih memperjuangkan cabor-cabor unggulan daerah agar masuk daftar tanding,”katanya.

Menurut Karina, keberlanjutan kepemimpinan Mori diperlukan untuk menjaga kesinambungan persiapan NTB menghadapi PON 2028. Ia menilai proses persiapan akan lebih mudah dilanjutkan tanpa harus kembali beradaptasi dari awal dengan pola kepemimpinan baru.

Dukungan serupa disampaikan Ketua Pengprov Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) NTB, Ainul Yakin. Ia menilai kemampuan komunikasi Mori dengan pemerintah pusat menjadi salah satu modal penting dalam membangun koordinasi dengan sekitar 40 cabang olahraga di NTB.

“Kami butuh figur yang punya *networking* kuat di tingkat daerah maupun pusat untuk memajukan olahraga NTB,”ujar Ainul.

Selain PABSI dan GABSI, dukungan juga disampaikan Pengprov Teqball Indonesia (INATEQ) NTB serta Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) NTB.

Kedua pengprov tersebut menilai kinerja kepengurusan Mori pada periode sebelumnya telah memberikan landasan bagi persiapan atlet NTB dalam menghadapi berbagai agenda olahraga.

Sementara itu, Ketua Pengprov Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) NTB, Bambang Angkasono, menegaskan bahwa dukungan dari cabornya didasarkan pada rekam jejak kepemimpinan Mori selama memimpin KONI NTB.

“Dukungan ini bukan karena kedekatan personal, melainkan evaluasi objektif atas komitmen dan kinerja beliau selama memimpin KONI NTB,”kata Bambang.

Menguatnya dukungan sejumlah pengprov cabor tersebut menjadi salah satu dinamika menjelang Musorprov KONI NTB. Forum tersebut akan menjadi agenda penetapan ketua umum KONI NTB untuk periode 2026–2030.

Dukungan dari sejumlah cabang olahraga itu juga memperlihatkan bahwa rekam jejak kepemimpinan, kemampuan membangun komunikasi di tingkat daerah dan pusat, serta kesinambungan persiapan menuju PON 2028 menjadi pertimbangan dalam bursa kepemimpinan KONI NTB. (red)

Tutup