Diklat PIM 2025 Diharapkan Berikan Manfaat Postif Bagi Daerah

Sebanyak 40 peserta administrator Pemrov NTB ikuti diklat di Bima. Foto: Wabub Bima dr dr Irfan Zubaidy saat menerima peserta diklat Aula Kantor Bupati Bima. (ist)

Sasambotimes, Kabupate Bima- Sebanyak 40 pesert Diklat Kepemimpinan Administrator (PKA) BPSDM Pemerintah Provinsi NTB Angkatan XI Tahun 2025 mengikuti studi lapangan di Kabupaten Bima.

Kehadiran para para peserta diterima langsung oleh Wakil Bupati Bima dr Irfan Zubaidy di ruang Rapat utama kantor Bupati Bima di ikuti 7 pejabat pendamping diklat.

Wakil Bupati Bima dr Irfan Zubaidy menyampaikan kunjungan peserta diklat merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan menjadikan Kabupaten Bima sebagai locus diselenggarakan diklat.

“Kehadiran para peserta diharapkan dapat memberikan kemanfaatan dan hal positif, baik bagi pemerintah daerah maupun para peserta. Kami juga bangga sudah menjadikan Kabupaten Bima sebagai locus studi pengembangan,” katanya.

Selain itu, Wabub Bima dr Irfan mengatakan kehadiran para peserta diharapkan dapat memberikan kemanfaatan dan hal positif, baik bagi pemerintah daerah maupun para peserta.

“Terima kasih sudah menjadikan Kabupaten Bima sebagai locus studi pengembangan,” kata Dr Irfan pada Kamis (6/3/2025).

Sebagai gambaran sektor pariwisata kurang diperhatikan, padahal sebenarnya menjadi sebuah kluster yang bisa menjadi sumber pendapatan daerah yang melibatkan rakyat bagaimana ekonomi bangsa Indonesia meningkat.

“Misalnya seperti Labuhan Bajo menjadi ujung meningkatkan meningkatkan pendapatan dan ekonomi masyarakat. Demikian halnya masalah persampahan menjadi fokus Perhatian Presiden Prabowo,” tambahnya.

Sementara itu, ketua rombongan Hartina memaparkan tema yang diangkat dalam Studi Lapangan (STULA) yaitu Dengan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Mendukung Transformasi Birokrasi Menuju Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Inovatif, Serta Kepemimpinan yang Kolaboratif Sebagai Pondasi Percepatan Pembangunan Daerah menuju NTB Makmur Mendunia

Pada tahun 2025 arah kebijakan pelaksanaan STULA Pelatihan Kepemimpinan Struktural sekarang fokusnya memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada.

“Adapun lokus tujuan studi lapangan di Kabupaten Bima yaitu pembahasan penyelesaian permasalahan tata kelola persampahan oleh DLH dan tata kelola pariwisata di Kabupaten Bima,”tandasanya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup