Mori Hanafi Resmi Daftar Ketua KONI NTB, Klaim Didukung 37-38 Cabor

Mori Hanafi resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum KONI NTB periode 2026–2030. mengklaim mendapat dukungan dari sejumlah cabang olahraga (cabor) untuk kembali memimpin KONI NTB. (istimewa)

Sasambotimes, Mataram- Petahana Ketua Umum KONI NTB Mori Hanafi resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum KONI NTB periode 2026-2030, Selasa (11/8/2026). Mori mengklaim mendapat dukungan 37-38 cabang olahraga (cabor) dan sejumlah KONI kabupaten/kota.

Pendaftaran tersebut turut diwarnai dukungan sejumlah pengurus cabang olahraga (cabor). Mori datang bersama sedikitnya 37 ketua cabor yang disebut menyatakan dukungan terhadap pencalonannya.

Dalam kesempatan itu, Mori juga menyerahkan biaya pendaftaran sebesar Rp200 juta. Pembayaran tersebut menjadi bagian dari persyaratan pencalonan yang ditetapkan melalui keputusan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI NTB.

Mori menyatakan keputusan kembali mencalonkan diri berkaitan dengan keinginannya melanjutkan program dan persiapan olahraga NTB yang telah dibangun selama masa kepemimpinannya.

Ia menilai persiapan NTB menuju PON 2028 telah berlangsung cukup panjang sehingga kesinambungan program menjadi salah satu pertimbangan utama.

Menurut Mori, NTB telah berstatus sebagai calon tuan rumah PON 2028 sejak Musyawarah Olahraga Nasional (Musornas) pada 13 September 2022.

“Kepengurusan yang saat ini sebentar lagi akan berakhir, ini sudah begitu panjang dalam rangka persiapan. Tentunya saya sebagai ketua saat ini mempunyai keinginan untuk melanjutkan apa yang sudah kita persiapkan dalam empat tahun terakhir,”kata Mori.

Ia menilai pergantian kepemimpinan tidak seharusnya membuat persiapan yang sudah berjalan kembali ke tahap awal.

“Kalau memang ini diberi kesempatan, kita akan lanjutkan semua apa yang sudah kita lakukan dalam rangka persiapan ini, agar pada PON 2028 nanti kita bisa mendapatkan hasil yang terbaik sesuai dengan yang kita inginkan,”ujarnya.

Mengenai kemungkinan munculnya kandidat lain, termasuk Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Mori menyatakan tidak keberatan.

Menurut dia, seluruh putra-putri terbaik NTB memiliki hak untuk mengikuti proses pemilihan sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

“Enggak apa-apa, kita senang saja. Semua anak bangsa, semua anak-anak daerah terbaik ingin mencalonkan diri jadi ketua KONI, tentunya kita menyambut baik,”kata Mori.

Ia juga menegaskan proses penjaringan harus memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh kandidat.

“Sampai saat ini kami belum tahu kalau memang Pak Gubernur besok atau lusa mendaftar. Bagi kami, semua anak daerah terbaik NTB boleh mendaftarkan diri menjadi ketua umum KONI. Kita sangat terbuka,”tegasnya.

Mori berharap semakin banyak kandidat yang muncul dapat memberikan pilihan bagi cabang olahraga dalam menentukan pemimpin KONI NTB periode berikutnya.

Mori memastikan dirinya tetap akan mengikuti kontestasi setelah resmi menyerahkan pendaftaran.

“Ya, saya kan sudah daftar,”ujarnya.

Ia mengatakan sejumlah persyaratan administrasi pencalonan telah dipenuhi. Mori juga menyebut telah menjalani pemeriksaan kesehatan pada Selasa pagi sebagai bagian dari proses pendaftaran.

“Tadi pagi saya sudah cek kesehatan, alhamdulillah lolos. Saya cek urin, alhamdulillah negatif semua,”katanya.

Untuk dokumen lainnya, Mori menyebut proses pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polda NTB masih berlangsung dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat.

“Saya sudah urus surat keterangan kelakuan baik di Polda, insya Allah besok selesai. Belum saya bawa, tapi masih ada kesempatan untuk melengkapi itu,”ungkapnya.

Selain kelengkapan administrasi, Mori memastikan biaya pendaftaran yang menjadi ketentuan Musorprov juga telah dibayarkan.

“Kami juga sudah membayar biaya pendaftaran yang ditentukan, hasil keputusan Musorprov,” tegasnya.

Mengenai dukungan, Mori menyebut dirinya telah memperoleh dukungan sekitar 37 hingga 38 cabor serta sejumlah KONI kabupaten/kota di NTB.

Ia mencontohkan KONI Kabupaten Sumbawa yang menurutnya telah menyampaikan dukungan secara terbuka.

“Kalau dilihat sudah 37-38, ditambah lagi dengan KONI daerah kabupaten kota. Saya contoh satu, Sumbawa. Bahkan dia terbuka menyatakan dukungan di media. Dan ada lagi KONI-KONI daerah lain,”kata Mori.

Jika kembali dipercaya memimpin KONI NTB, Mori membawa target meningkatkan prestasi olahraga NTB pada PON 2028.

Ia mengatakan KONI NTB telah memiliki master plan yang memuat tahapan persiapan menuju ajang olahraga nasional tersebut.

Menurutnya, sejumlah agenda yang telah dilalui menjadi bagian dari evaluasi dan pemetaan untuk menentukan strategi menghadapi PON 2028.

“Di kepengurusan yang kemarin ini, kita sudah bikin master plan. Tentunya langkah-langkahnya, tahapan-tahapannya sudah ada dalam perencanaan kami. Kami sudah paham,”ujarnya.

Mori menyebut persiapan tersebut telah memperhitungkan sejumlah agenda olahraga, termasuk PON XXI Aceh-Sumut dan Porprov NTB 2026.

“Mulai dari PON di Sumut-Aceh, kemudian Porprov kemarin, nah sekarang juga kita sudah memetakan,”katanya.

Apabila kembali mendapat mandat sebagai Ketua Umum KONI NTB, Mori menargetkan prestasi olahraga NTB dapat masuk jajaran lima besar nasional pada PON 2028.

“Kalau saya diberi amanat sebagai ketua KONI yang berikut, kami optimis bahwa NTB akan masuk lima besar secara nasional,”tegas Mori.

 

 

Tutup