GAKADA BIDOM Dukung Mori Hanafi Pimpin KONI NTB, Dorong Pemerataan Pembinaan Atlet

Ketua Gakada Bidom Pulau Lombok, Arif Kurniadin menegaskan mensun

KetuaSasambotimes, Mataram- Gabungan Kawula Muda Bima Dompu Pulau Lombok (GAKADA BIDOM) menyatakan dukungan penuh kepada Mori Hanafi sebagai calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi NTB.

Dukungan tersebut disebut sebagai bagian dari aspirasi untuk mendorong kepemimpinan KONI NTB yang dinilai mampu memperkuat pemerataan pembinaan olahraga, khususnya bagi atlet dari Bima, Dompu, Sumbawa, dan seluruh daerah di NTB.

Ketua Gakada Bidom Pulau Lombok, Arif Kurniadin , mengatakan dukungan kepada Mori Hanafi bukan semata-mata persoalan figur, melainkan bagian dari harapan agar KONI NTB dapat menjadi organisasi olahraga yang memberikan ruang dan kesempatan setara bagi seluruh atlet di daerah.

“Kami dari Bima, Dompu, dan Pulau Lombok bersama masyarakat Pulau Sumbawa menyuarakan agar Mori Hanafi diberi kesempatan memimpin KONI NTB,”tegas Arif.

Menurut Gakada Bidom, pemerataan pembinaan olahraga masih menjadi pekerjaan penting yang harus mendapat perhatian. Atlet berprestasi tidak hanya lahir dari satu wilayah, tetapi tersebar di Bima, Dompu, Sumbawa, Sumbawa Barat, Lombok, dan daerah lainnya.

Karena itu, KONI NTB dinilai perlu memperkuat sistem pembinaan, pelatihan, fasilitas, serta kesempatan berkompetisi secara proporsional tanpa membedakan latar belakang daerah atlet.

Gakada Bidom menyampaikan sejumlah alasan di balik dukungan terhadap Mori Hanafi.

Pertama, mendorong keterwakilan antardaerah. Gakada Bidom berharap kepemimpinan KONI NTB ke depan mampu memperkuat keterwakilan Bima, Dompu, dan Pulau Sumbawa dalam pengambilan kebijakan olahraga tingkat provinsi.

Kedua, memperjuangkan pemerataan pembinaan atlet. Menurut GAKADA BIDOM, atlet dari seluruh kabupaten dan kota di NTB harus memperoleh kesempatan yang sama dalam pembinaan, pelatihan, fasilitas, dan kompetisi.

Ketiga, memperkuat kemandirian KONI. GAKADA BIDOM berpandangan bahwa organisasi olahraga harus dikelola secara profesional dengan fokus utama pada pembinaan atlet dan prestasi olahraga.

Keempat, pengalaman dan kedekatan dengan masyarakat. Mori Hanafi dinilai memiliki pengalaman serta pemahaman terhadap persoalan olahraga di daerah, termasuk tantangan yang dihadapi atlet dan pelatih di luar pusat pemerintahan provinsi.

Di tengah dinamika pemilihan Ketua KONI NTB, Gakada Bidom juga meminta Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal tetap memprioritaskan tugas pemerintahan dan merealisasikan program serta janji yang telah disampaikan kepada masyarakat.

Gada Bidom menilai amanah pemerintahan membutuhkan fokus penuh, mulai dari pembangunan, peningkatan ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan, infrastruktur hingga pemerataan pembangunan di seluruh wilayah NTB.

“Pemerintah provinsi fokus melayani rakyat, sementara KONI fokus membina atlet. Kami berharap peran tersebut berjalan secara proporsional agar masing-masing dapat bekerja maksimal,”ujar Arif.

Gakada Bidom Pulau Lombok menegaskan bahwa atlet Bima, Dompu, Sumbawa maupun Lombok merupakan aset NTB yang harus mendapatkan perhatian dan pembinaan secara setara.

“Kami berharap Bapak Gubernur kembali fokus pada amanah pemerintahan dan merealisasikan janji kepada rakyat. Rakyat menunggu bukti dan kerja nyata,” kata Arif.

Gakada Bidom menyerukan agar KONI NTB ke depan menjadi rumah bersama bagi seluruh atlet NTB, tanpa membedakan asal daerah, sekaligus menjadi wadah yang mampu mengantarkan prestasi olahraga NTB ke tingkat nasional hingga internasional. (red

Tutup