15 Rumah di Bima Hangus Terbakar, Belasan KK Mengungsi

Petugas (Damkar) bersama BPBD kabupaten Bima di bantu warga saat melakukan pemadaman puing rumah warga yang terbakar di Desa Lido. (Foto/ist)

Sasambotimes, Kabupaten Bima- Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Lido, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (16/5/2026) dini hari. Sedikitnya 15 unit rumah warga dan satu gudang dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa yang menyebabkan belasan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 02.40 Wita saat sebagian besar warga tengah tertidur. Kobaran api pertama kali terlihat dari salah satu rumah panggung di kawasan permukiman padat penduduk sebelum kemudian menjalar cepat ke bangunan lain di sekitarnya.

Warga yang panik berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan anggota keluarga. Sebagian warga berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya sambil mengevakuasi barang-barang berharga agar tidak ikut terbakar.

Kondisi bangunan rumah yang sebagian besar berbahan kayu serta tiupan angin kencang membuat api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan. Dalam waktu singkat, kobaran api melahap deretan rumah warga hingga menimbulkan kepulan asap tebal yang terlihat dari kejauhan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima, M Nurul Huda, mengatakan dugaan sementara kebakaran berasal dari salah satu rumah warga yang berkaitan dengan seorang pria berinisial HR.

“Korban yang berada di rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar. Namun api cepat merembet ke rumah-rumah lain karena kondisi bangunan berdekatan,” ujar Huda

Ia menjelaskan, lim cga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Bima langsung dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan warga. Petugas pemadam bersama aparat kepolisian, TNI, dan masyarakat berjibaku memadamkan api selama beberapa jam hingga kobaran berhasil dikendalikan menjelang pagi.

Akibat kebakaran tersebut, sebagian besar rumah warga mengalami kerusakan berat bahkan rata dengan tanah. Selain rumah warga, satu unit gudang milik warga bernama Ridwan juga mengalami kerusakan akibat terdampak jilatan api.

BPBD Kabupaten Bima memperkirakan total kerugian material akibat kebakaran mencapai sekitar Rp1,5 miliar. Sementara itu, sedikitnya 16 kepala keluarga terdampak dalam musibah tersebut dan sebagian besar kini terpaksa mengungsi ke rumah kerabat maupun lokasi aman lainnya.

Para korban untuk sementara membutuhkan bantuan darurat berupa makanan siap saji, pakaian, selimut, perlengkapan tidur, serta kebutuhan pokok lainnya.

Berdasarkan informasi, HR disebut warga kerap terlibat perselisihan dengan keluarga. Namun demikian, dugaan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian.

Situasi di lokasi sempat memanas setelah kebakaran terjadi. Salah seorang warga yang rumahnya terdampak diduga sempat meluapkan emosi dengan mencoba merusak kendaraan milik HR. Aksi tersebut berhasil dicegah aparat keamanan yang berada di lokasi sehingga situasi kembali kondusif.

Hingga Sabtu pagi, aparat kepolisian bersama pemerintah daerah masih melakukan pendataan terhadap rumah warga yang terdampak serta menyalurkan bantuan darurat bagi korban kebakaran.

Peristiwa ini menambah daftar kebakaran permukiman yang terjadi di wilayah Kabupaten Bima dalam beberapa tahun terakhir. Warga berharap pemerintah segera membantu pemulihan dan penyediaan kebutuhan dasar bagi korban yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut. (red)

Tutup