Polisi Libatkan Labfor Usut Kebakaran Belasan Rumah di Desa Lido
Sasambotimes, Kabupaten Bima- Aparat kepolisian masih mendalami penyebab kebakaran besar yang melanda permukiman warga di Desa Lido, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, pada Sabtu dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan belasan rumah warga hangus terbakar dan kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Fokus penyelidikan kini mengarah pada dugaan adanya unsur kesengajaan di balik peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.00 Wita tersebut. Untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran, Polres Bima telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.
Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar mengatakan, proses penyelidikan masih terus berlangsung dan polisi belum menyimpulkan penyebab utama kebakaran.
Menurut dia, tim Inafis Satreskrim Polres Bima sudah diterjunkan ke lokasi guna melakukan identifikasi, dokumentasi area kebakaran, hingga pemasangan garis polisi di sejumlah titik terdampak.
Selain memeriksa kondisi lokasi, aparat juga mengumpulkan keterangan dari warga sekitar yang mengetahui awal kejadian. Dari hasil sementara, polisi menemukan indikasi yang mengarah pada dugaan unsur sengaja.
“Masih kami dalami,” ujarnya singkat.
Polres Bima juga berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik untuk membantu mengungkap sumber api dan penyebab kebakaran yang menghanguskan puluhan bangunan tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bima, Ruslan, menjelaskan laporan pertama diterima petugas sekitar pukul 03.15 Wita melalui layanan darurat.
Begitu menerima laporan, petugas langsung mengerahkan lima unit armada pemadam ke lokasi kejadian. Armada tersebut terdiri dari dua unit Damkar Kabupaten Bima serta bantuan dari wilayah Belo, Palibelo, dan Monta.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama lantaran api dengan cepat menjalar ke rumah-rumah warga yang sebagian besar berbahan kayu. Kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 06.30 Wita sebelum dilanjutkan proses pendinginan.
Data sementara dari Dinas Damkarmat Kabupaten Bima mencatat sebanyak 17 bangunan terdampak kebakaran, terdiri dari 15 rumah panggung, satu rumah semi permanen, dan satu unit gudang.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.
Informasi yang berkembang di tengah masyarakat menyebutkan kebakaran diduga bermula dari pertengkaran keluarga yang terjadi sebelum api muncul di salah satu rumah warga. Api kemudian membesar dan merembet ke bangunan lain di kawasan permukiman padat tersebut.
Pasca kejadian, situasi sempat memanas karena sejumlah warga yang terdampak berusaha melampiaskan emosi terhadap seorang pria yang diduga terkait dengan peristiwa itu. Namun ketegangan berhasil diredam aparat keamanan bersama tokoh masyarakat setempat.
Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran besar yang menghanguskan belasan rumah warga di Desa Lido tersebut. (red)
